Anda harus tau... Manfaat sup B1 atau Sup Anjing bagi kesehatan tubuh! Ternyata sangat besar manfaatnya
Warna
merah hati. Jika dilihat lebih jauh, daging anjing warnanya sama dengan daging
sapi.
Serat
halus. Salah satu ciri daging anjing
adalah memiki serat yang halus, tidak seperti serat daging sapi yang besar-besar.
Saat
ini manfaat daging anjing masih dijadikan perdebatan. Tidak hanya itu saja,
banyak masyarakat yang masih tabu untuk mengkonsumsinya. Namun di masyarakat
Batak dan juga Tapanuli, daging anjing dan babi sudah dianggap sebagai makanan
yang biasa dimakan sehari-hari dan mudah dijumpai. Begitu pula dengan
masyarakat yang mayoritasnya non muslim. Bagi masyarakat yang mayoritas
penduduknya adalah muslim, daging anjing dijadikan sebagai jamu juga dijadikan
tongseng jamu. Berikut ini manfaat dari mengkonsumsi daging anjing :
Meningkatkan
Stamina Yang Loyo
Salah
satu manfaat yang bisa didapatkan dari memakan dan mengkonsumsi daging anjing
adalah bisa meningkatkan stamina khususnya pria yang staminanya loyo. Hal itu
dikarenakan kandungan protein di dalam daging anjing yang tinggi. Protein
tinggi pada daging anjing bisa berguna untuk membangkitkan stamina kembali.
Terutama pria yang memiliki pekerjaan berat. Tidak heran jika daging ini
dijadikan sebagai jamu pembangkit stamina. Kandungan kalori yang tinggi juga
dipercaya bisa meningkatkan stamina pria.
Baik
Untuk Meningkatkan Stamina
Menghindarkan
Dari Rasa Lemas Dan Lesu
Kandungan
protein dan kandungan kalori di dalamnya bisa bermanfaat sebagai sumber tenaga,
sehingga orang yang mudah lelah dan lesu bisa mengkonsumsi daging ini untuk
tidak mudah lelah atau lemas dan lesu.
Baik untuk menghilangkan rasa lemas
Meningkatkan
Tekanan Darah
Bagi
orang yang memiliki tekanan darah rendah, bisa menaikkan tekanan darah
menggunakan daging ini. Meski tampilannya seperti daging sapi, daging anjing
ini memiliki fungsi sama dengan daging kambing yaitu untuk meningkatkan tekanan
darah.
Baik
Untuk meningkatkan tekanan darah
Tubuh
Menjadi Hangat
Saat
orang terkena demam, dia akan merasakan dingin di sekujur tubuhnya. Kandungan
kalori di dalam daging anjing yang tinggi bisa bermanfaat utnuk membuat tubuh
menjadi hangat. Hal itu dikarenakan daging anjing sifatnya adalah panas, sama
seperti dengan daging kambing.
Baik
untuk menghangatkan tubuh
Meningkatkan
Libido
Sate
anjing dan sate kuda dipercaya bisa digunakan untuk meningkatkan libido. Di
dalam rumah tangga, ada kalanya libido naik dan juga turun. Bagi pria yang
merasakan libidonya sedang turun, bisa mengkonsumsi sate jamu atau tongseng
jamu tersebut.
Baik Untuk Meningkatkan Libido
Melancarkan
Peredaran Darah
Peredaran
darah yang tidak lancar bisa membuat berbagai macam penyakit timbul di dalam
tubuh. Oleh sebab itu perlu untuk menjaga peredaran darah menjad lancar bisa
menggunakan atau mengkonsumsi sate jamu atau tongseng jamu.
Baik
untuk melancarkan peredaran darah
Memperbaiki
Sumsum Tulang Belakang
Sumsum
tulang belakang adalah bagian organ yang penting bagi tubuh, jika sumsum tulang
belakang rusak bisa mengakibatkan tulang belakang terganggu. Misalnya saja
adalah tulang punggung menjadi bengkok. Untuk memperbaiki sumsum tulang
belakang bisa menggunakan daging anjing, hal itu dikarenakan kandungan protein
tinggi di dalam daging anjing bisa membangun dan memperbaiki sel-sel yang telah
rusak.
Baik
untuk memperbaiki sumsum tulang belakang
Sumber
Energi
Kandungan
kalori yang tinggi dalam daging anjing bermanfaat untuk sumber energi atau
sebagai cadangan energi. Sehingga orang yang memakan daging anjing tidak akan
mudah terasa lapar dan lesu.
Sumber
energi
Memperbaiki
Nutrisi
Daging
anjing juga dipercaya bisa memperbaiki nutrisi di dalam tubuh, alasannya adalah
diantara daging ayam atau daging sapi, kandungan protein dan kalorinya lebih
tinggi ada pada daging anjing tersebut.
Sumber
nutrisi
Mengembangkan
Jaringan Tubuh
Kandungan
protein hewani yang tinggi pada daging anjing berpengaruh terhadap perkembangan
jaringan tubuh. Sehingga memakan daging anjing bisa membuat perkembangan sel
atau jaringan tubuh menjadi lebih berkembang.
Menguatkan
Sistem Kekebalan Tubuh
Di
dalam daging anjing terdapat kandungan asam amino esensial dimana kandungan
tersebut merupakan sumber protein yang baik. Kandungan tersebut bermanfaat
untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Baik
Untuk Sistem kekebalan tubuh / imun
Terhindar
Dari Berbagai Macam Infeksi
Asam
amino esensial yang bermanfaat dalam pembentukan antibodi tersebut bisa
menangkal berbagai macam penyakit contohnya saja infeksi.
Mencegah
infeksi
Meningkatkan
Sel Darah Merah
Saat
anda mengkonsumsi daging anjing, sel darah merah Anda akan meningkat. Hal itu
dikarenakan kandungan zat besi yang ada dalam daging anjing tersebut bermanfaat
dalam memperbaiki sel darah merah sehingga menghindarkan dari anemia.
Baik
Untuk Meningkatkan sel darah merah
Tips Memilih Daging Anjing
Di
Indonesia, perdagangan dan penyembelihan daging kambing masih dianggap ilegal.
Hal itu dikarenakan daging anjing tidak dikonsumsi oleh banyak orang. Akibatnya
adalah hanya sebagian tempat saja yang menjual daging anjing untuk dikonsumsi.
Tempat pemotongan anjing kebanyakan bersifat ilegal, karena anjing merupakan
hewan peliharaan yang banyak dipelihara oleh banyak orang.
Banyak
orang yang merasa iba jika harus memakan daging hewan yang dianggap paling
setia tersebut. Namun bagi anda yang pecinta daging anjing, anda harus lebih
berhati-hati dalam memakan dan memilih daging anjing. Alasannya adalah anjing
yang tidak dipelihara dengan baik rentan terkena rabies. Rabies bisa menular ke
tubuh manusia. Berikut ini tips memilih daging anjing yang baik dan terpercaya
:
Tempat
penyembelihan terpercaya. Jika anda ingin
membeli daging anjing sebaiknya anda memilih da mendatangi langsung di tempat
penyembelihan anjin terpercaya. Penyembelihan kambing terpercaya ini menjunjung
tinggi kemanusiaan hewan, tempat yang hiegienis dan pengolahan daging yang baik
dan benar. Kebanyakan tempat penyembelihan anjing tidak menjunjung peri
kemanusiaan hewan. Misalnya saja anjing dipukul menggunakan kayu tumpul atau
bahkan besi, dikuliti bahkan dibakar. Pengolahan dagingnya pun serampangan,
selain itu tempat penyembelihannya kumuh dan juga kotor. Daging yang sampai di
tangan pembeli pun akan dipertanyakan kualitasnya jika disembelih dan diolah
atau di potong di tempat yang seperti itu.
Memilih
anjing dalam keadaan masih hidup. Anda
sebaiknya memilih tempat pemotongan anjing yang menyediakan anjing yang masih
hidup. Sebab anda akan bebas memilih anjing apa yang anda suka untuk
dikonsumsi. Tidak hanya itu saja, memilih anjing dalam keadaan masih hidup akan
memberikan keuntungan bagi pembeli untuk melihat mana anjing yang kondisi
kesehatannya baik dan mana yang tidak.
Hindari
memilih anjing yang rabies. Anjing rabies
hanya bisa dilihat dan diketahui saat masih hidup. Anjing rabies adalah anjing
gila. Jika didekati dia akan menggigit, mulutnya menganga dan berbusa.
Sop Daging Anjing Obat Ampuh
DBD
Sejak
berdiamnya manusia di Bumi ini, manusia berpacu dengan penyakit untuk saling
mematikan. Apa daya, dari pengalaman selama ini, mirip Teori Maltus, laju
pertumbuhan atau munculnya penyakit menuruti kurva hiperbolik, sementara laju
rekayasa atau penemuan obat penyembuh penyakit menuruti kirva garis lurus. Jarak
antara kemunculan penyakit baru dengan waktu ditemukannya obat anti penyakit
baru tersebut bisa beberapa dasawarsa, sehingga sebagian orang langsung mencap
penyakit baru sebagai azab dari Tuhan.
Di
samping rekayasa untuk menemukan obat anti suatu penyakit, tidak jarang alam
pun (tentu atas berkah Tuhan yang Penyayang) ikut membantu manusia dalam
peperangan ini. Sebagai contoh, kulit buah manggis yang beberapa dekade lalu
masih biasa terlihat memenuhi bak atau tong sampah, saat ini untuk makan
manggis saja susah, karena kulitnya sudah bisa dijadikan obat penyakit sehingga
sebagian besar buah manggis saat ini sudah menjadi mata dagangan export.
Entah
siapa yang secara kebetulan mendapat manfaat dari sop daging anjing pertama
kalinya, di Medan sudah menjadi praktek yang mulai lazim untuk menggunakan sop
daging anjing ini sebagai penyembuh DBD. Di beberapa rumah sakit, dokter pun
sudah tidak malu-malu lagi menyarankan penggunaan sop daging anjing ini sebagai
“resep” tambahan untuk obat yang dibeli dari apotek. Berkat “penemuan” ini,
warung masakan Batak yang di dekat tempat tinggal saya setiap hari ma dengan
mendapat oder sop daging anjing dari dua rumah sakit dengan volume yang setara
dengan 75 porsi untuk setiap rumah sakit pada saat DBD sedang berjangkit.
Daging Anjing dan Kucing Bisa
Menangkal Covid-19
Di
tengah pandemi COVID-19 permintaan
daging anjing dan kucing melonjak di Vietnam dan Kamboja.
Miris, hal ini muncul ditengah wabah virus yang dipercaya yang berasal dari
kelelawar.
Lonjakan
permintaan ini disinyalir karena dokter menginformasikan kandungan alami dalam
daging anjing dan kucing bisa menangkal virus.
Kelompok
LSM pecinta hewan Four PAWS menjadi geram atas kejadian ini.
Dikabarkan Mirror,
Four PAWS dalam investigasinya menemukan anjing dan kucing menjadi
menu hidangan di pasar dan restoran.
Bahkan
untuk yang tidak mau keluar rumah bisa memesannya melalui aplikasi pengiriman
makanan.
Seperti diketahui pertama kali virus menginfeksi manusia
terjadi di pasar hewan liar di kota Wuhan, Tiongkok pada
akhir tahun 2019 lalu. Seorang dokter hewan dari Four Paws,
Kathrine Polak mengatakan bahwa praktik tersebut sangat mengejutkan,
mengkonsumsi daging anjing dan kucing justru disebut
membawa risiko penyebaran penyakit baru.
"Kondisi
tidak sehat terkait dengan perdagangan daging kucing dan anjing,
ditambah dengan risiko kontaminasi memiliki begitu banyak spesies hewan yang
berbeda dikurung dan dibunuh satu sama lain, menghadirkan tempat berkembang
biak yang sempurna untuk penyakit baru dan mematikan, seperti COVID-19"
Di tengah
merebaknya virus corona baru (COVID-19), di Vietnam dan
Kamboja penjualan daging anjing dan kucing melonjak.
Menurut
kelompok kesejahteraan hewan Four PAWS, dokter telah memberi tau orang-orang
bahwa kandungan alami dari anjing dan kucing dapat menangkal virus,
sehingga lonjakan permintaan muncul.
Dikabarkan
Mirror, hasil penelusuran telah menemukan bahwa pasar hingga restoran
menawarkan hidangan anjing dan kucing untuk dapat dinikmati
atau dibawa pulang melalui aplikasi pengiriman makanan.
Disarankan
Dokter Jadi Obat COVID-19, Daging Kucing dan Anjing Marak Dijual di Vietnam
Selama
pandemi COVID-19 yang saat ini tengah mewabah secara global, penjualan
daging anjing dan kucing di Vietnam dan Kamboja
justru semakin melonjak.
Pasalnya,
kelompok kesejahteraan hewan Four PAWS mengatakan, dokter telah memberi tahu
orang-orang bahwa kandungan alami dari anjing dan kucing dapat
menangkal virus.
Benarkah Daging Anjing Bisa
untuk Meningkatkan Stamina Pria?
Banyak
yang beranggapan daging anjing bisa meningkatkan stamina pria, benarkah
demikian?
Sebagaimana
diketahui, polemik perdagangan daging anjing di masyarakat kembali mencuat
setelah Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan Sukoharjo melarang peredaran
daging mamalia berkaki empat itu untuk konsumsi.
Meski
begitu, kuliner daging anjing di wilayah Solo dan sekitarnya masih terbilang
tinggi.
Bahkan,
berdasarkan catatan Dog Meat Free Indonesia, sebanyak 13.700 anjing dibantai di
Soloraya untuk dikonsumsi. Berdasarkan data tersebut, Kota Solo menjadi kawasan
paling tinggi mengonsumsi daging anjing di Jawa Tengah.
Hal ini
dikarenakan daging anjing dipercaya bisa untuk meningkatkan stamina pria hingga
dilabeli sebagai "sate jamu". Tetapi benarkah demikian?
Berdasarkan
informasi yang kami dapat, daging anjing yang dianggap bisa untuk meningkatkan
stamina pria, anti radang, dan penghangat tubuh belum terbukti secara ilmiah.
Belum ada penelitian yang
mengaji hal tersebut. Justru sebaliknya, dari penelitian menyebutkan daging
anjing bisa menjadi perantara penularan penyakit yang dapat mengancam kesehatan
manusia, seperti kolera, trikinelosis dan juga rabies.
Salah satu faktor utama kenapa daging anjing bisa berbahaya
adalah dari sisi penanganan maupun pengolahannya yang tidak benar.
Jika penanganan dan pengolahannya tak benar-benar,
bisa-bisa orang yang konsumsi daging anjing bisa mengalami lima gangguan
kesehatan ini, sebagaimana pernah diulas Solopos.com sebelumnya.
Bukan untuk Meningkatkan Stamina,
5 Bahaya Makan Daging Anjing
1. Infeksi Bakteri
Seseorang yang makan daging anjing bisa berpotensi terkena
infeksi bakteri, yakni E. Coli dan juga Salmonella.
Bukan hanya itu, bakteri lain seperti antraks, hepatitis
dan leptospirosis juga bisa menyebar melalui daging anjing kepada manusia.
2. Hipertensi
Efek samping kedua makan daging anjing ternyata bisa
meningkatkan risiko hipertensi.
Hal ini dikarenakan dalam 100 gram daging anjing terdapa
1,06 mg natrium. Padahal WHO menyarankan jumlah maksimal konsumsi natriun per
hari adalah 2 mg.
3. Rabies
Bukan untuk stamina pria, salah satu bahaya terbesar makan
daging anjing adalah persebaran rabies pada manusia.
Jika diolah dengan cara yang salah, rabies pada daging
anjing bisa menular ke manusia.
Bahkan, WHO secara khusus mengatakan bahwa salah satu
risiko persebaran rabies berasal dari peredaran daging secara bebas.
4. Kebal dari Antibiotik
Bahaya keempat makan daging anjing adalah bisa kebal dengan
antibiotik, terutama pada anjing liar atau tak higienis.
Ketika manusia mengonsumsi daging anjing mengandung tinggi
antibiotik itu maka sistem kekebalan tubuh juga ikut berubah. Salah satu
dampaknya tubuh akan penuh dengan antibiotik.
Sehingga tubuh tak akan mempan dengan pemberian antibiotik
ketika seseorang mengalami sakit.
5. Trichinosis
Bahaya terakhir jika masih nekat makan daging anjing adalah
bisa mengidap penyakit trichinosis.
Penyakit ini berasal dari parasit Trichinella yang muncul
pada daging yang dimasak kurang matang, termasuk daging anjing.
Ketika parasit ini ada di tubuh manusia bisa mengakibatkan
radang pembuluh darah.
Baca lebih lanjut di DokterSehat: Mengonsumsi Daging Anjing, Sehatkah?
Tradisi mengonsumsi daging anjing di Indonesia Diam-diam konsumsi daging anjing di Indonesia mencapai 1 juta ekor per tahun berdasarkan data Dog Meat Free Indonesia. Konsumsi daging anjing paling banyak terjadi di kota besar seperti Jakarta, Yogyakarta, Bali, dan beberapa daerah di Sulawesi. Di Bali, konsumsi daging anjing menjadi tinggi karena dianggap mampu menyembuhkan penyakit. Anjing dengan rambut hitam kalau diolah menjadi makanan mampu menyembuhkan penyakit asma. Di Tomohon, Sulawesi Utara, daging anjing bahkan diperdagangkan di pasar tradisional. Masyarakat setempat menganggap daging anjing seperti halnya daging kelelawar (paniki), daging piton, dan daging tikus tanah yang dianggap biasa karena sudah membudaya. Penyakit yang dibawa daging anjing Daging anjing ternyata berbahaya saat dikonsumsi karena mampu menyebarkan penyakit mematikan seperti rabies. Penyakit ini bisa menyebar saat manusia terkena ludah, darah, atau daging anjing itu sendiri saat diolah. Selain rabies yang bisa menyebabkan kematian, daging anjing masih mungkin mengandung E. coli dan salmonela yang menyebabkan diare. Lebih lanjut, kalau daging anjing tidak diolah dengan benar infeksi antraks, hepatitis hingga leptospirosis bisa menyebar dengan cepat dari daging ke tubuh manusia. Penyakit-penyakit di atas bisa muncul dan menjangkiti manusia karena tidak semua anjing yang diolah sehat. Beberapa penyuplai daging anjing kerap menangkap dan menggunakan anjing liar di jalanan yang berisiko mengidap banyak penyakit. Lebih baik mengonsumsi daging sapi, kambing, atau ayam yang diolah dengan baik ketimbang daging anjing yang berisiko dan sedikit menyalahi norma di masyarakat.


