Skip to main content

Sendawa adalah hal yang normal, tetapi jilakau terlalu sering sebaiknya anda tidak menyepelekan


Sendawa adalah hal yang cukup normal, atau hal yang biasa dilakukan setelah selesai menyantap makanan. Meski terkadang mengganggu kenyamanan kita dan orang – orang di sekitar kita atau hal yang memalukan, tapi sendawa bukanlah pertanda penyakit serius. Namun, bagaimana jikalau terlalu sering sendawa?

Sendawa dapat membantu meredakan sakit perut akibat masuk angin. Namun, jika terlalu sering terjadi itu bisa menjadi pertanda masalah kesehatan. Karena itu, bila kamu terlalu sering bersendawa bisa jadi ada masalah didalam tubuh kamu.

Makanan yang kamu telan akan melewati kerongkongan sebelum masuk ke dalam perut. Di dalam perut, makanan akan dicerna menggunakan asam, bahan kimia yang disebut enzim untuk memecahnya menjadi nutrisi yang digunakan tubuh untuk nutrisi dan energi.

Masalahnya jika kamu menelan udara bersamaan dengan makanan ataupun minum sesuatu, seperti soda atau bir yang memiliki gelembung di dalamnya, gas tersebut dapat kembali naik melalui esofagus. Itulah yang disebut dengan sendawa.

Gas di usus kecil atau usus besar biasanya disebabkan oleh pencernaan atau fermentasi makanan yang tidak tercerna, seperti serat tanaman atau gula tertentu (karbohidrat) oleh bakteri yang ditemukan di usus besar.

Gas juga dapat terbentuk ketika sistem pencernaanmu tidak sepenuhnya memecah komponen-komponen tertentu dalam makanan, seperti gluten atau gula dalam produk susu dan buah. Sumber-sumber lain yang bisa menimbulkan gas di usus, seperti sisa makanan di usus besar, perubahan bakteri di usus kecil, dan penyerapan karbohidrat yang buruk, sehingga mengganggu keseimbangan bakteri yang membantu dalam sistem pencernaan. Selain itu, sembelit yang mengendapkan sisa makanan yang tersisa di usus besar sehingga memperpanjang durasi fermentasi.

Kalau begitu ceritanya bisa jadi faktor lain. Banyak penyebab - penyebab dan faktor - faktor yang membuat seseorang jadi sering sendawa. Hal yang perlu ditekankan, penyebab sering sendawa bukan karena masuk angin saja.

Lalu, hal – hal apa sajakah yang sering membuat manusia dapat bersendawa :

1. Kebiasaan Makan yang Keliru

Sendawa dapat terjadi karena udara yang masuk kedalam tubuh atau tertelan saat makan atau minum. Untuk mencegah udara tersebut masuk ke dalam perut, hindari makan sambil berbicara dan makan terlalu cepat. Di sisi lain, kunyahlah makanan dengan mulut tertutup untuk mencegah kemungkinan kecil udara masuk ke dalam perut. Selain menyebabkan sendawa, makan sambil bicara dan terlalu cepat bisa menyebabkan cegukan.

2. Masuknya udara ke Tubuh

Selain kebiasaan makanan yang keliru, ada berbagai penyebab sering sendawa karena masuknya udara ke tubuh. Contohnya sedang mengunyah permen karet, mengisap permen, minum melalui sedotan apalagi yang diminum adalah minuman dingin, bernapas melalui hidung bisa dibilang juga kebanyakan merokok.

3. Makanan dan Minuman Bergas atau bersoda

Salah satu penyebab sering sendawa bisa karena konsumsi makanan atau minuman yang bergas. Contohnya minuman bersoda atau berkarbonasi, pisang, dan lain - lain. Di samping itu, sering sendawa dapat disebabkan oleh konsumsi minuman beralkohol, makanan mengandung gula, tepung, atau serat.

4. Konsumsi Obat-obatan tertentu

Pada beberapa kasus, sering sendawa bisa dipicu oleh konsumsi obat-obatan tertentu. Misalnya aspirin, ibuprofen, acarbose (obat diabetes tipe 2), dan obat pencahar seperti sorbitol.

Disamping itu Bersendawa 4 kali – 6 kali setelah makan adalah normal. Namun, ada beberapa faktor penyakit dapat membuatmu bersendawa lebih banyak dari itu. Beberapa penyakit itu adalah :

a)    Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) Beberapa orang juga menyebut ini acid reflux, terjadi ketika asam di dalam lambung mengalir kembali ke esofagus dan menyebabkan rasa mulas dan sensasi panas di dalam perut. Jika kamu hanya sesekali saja mengalaminya, kamu bisa mengobati sakit ini dengan  obat - obat mag biasa yang dijual di pasaran. Namun, kalau sudah terlalu sering dengan sensasi yang semakin intens dan parah, maka ada baiknya kamu perlu melakukan perubahan dalam pola makan dan segera menanyakan hal tersebut kepada dokter.

b)    Gangguan Pencernaan (Dispepsia) Perasaan ini bisa menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan di perut bagian atas. Gejalanya dapat ditandai dengan sendawa, kembung, sakit mag, mual, atau bahkan muntah

c)    Gastritis Ini terjadi ketika lapisan perutmu teriritasi

d)    Infeksi Perut karena Helicobacter Pylori Ini adalah sejenis bakteri yang dapat menyebabkan infeksi di perut kamu dan mengakibatkan tumbuh nya daging kecil seperti bisul.

e)    Sindrom Usus yang Teriritasi

f)     Juga dapat menyebabkan kram perut, kembung, dan diare atau sembelit.

g)    Gastritis atau peradangan pada dinding lambung.

h)    Dispepsia, yaitu kondisi di mana orang merasa sering bersendawa diikuti keluhan lain berupa mual, nyeri pada bagian ulu hati, dan kembung.

i)     Infeksi bakteri Helicobacter pylori sering terjadi pada lambung.

j)     Tukak lambung, yaitu luka pada dinding lambung, kerongkongan, dan usus halus bagian atas.

k)    Gastroparesis, yaitu gangguan di mana terjadi kelemahan pada otot dinding lambung karena kerusakan saraf yang mengatur fungsi lambung, sehingga fungsi pencernaan menjadi lebih lambat.

l)     Intoleransi laktosa, yaitu ketidakmampuan lambung mencerna laktosa sering dijumpain dalam komposisi susu.

m)  Gangguan penyerapan sorbitol atau karbohidrat fruktosa.

n)    Gangguan pada pankreas (pancreatic insufficiency), yaitu ketidakmampuan pankreas untuk menjalankan tugasnya melepaskan enzim untuk proses pencernaan.

o)    celiac, ini adalah penyakit yang di mana terjadi intoleransi gluten yang banyak terdapat dalam makanan bertepung, seperti roti. 

p)    Sindrom dumping, atau gejala yang muncul ketika pengosongan lambung terjadi secara cepat, sebelum isinya tercerna dengan baik.

 

Untuk penanganan di awal, kamu bisa meredakan sendawa dengan beberapa perawatan berikut ini :

      i.        Makan atau minum lebih lambat, sehingga kamu meminimalisir udara yang masuk saat mengunyah makanan.


    ii.        Mengurangi atau jangan makan jenis-jenis makanan, seperti brokoli, kubis, kacang-kacangan, ataupun produk susu. Jenis makanan ini dapat menyebabkan gas di perut atau usus dan membuatmu lebih sering bersendawa.

   iii.        Kurangi meminum minuman bersoda dan bir.

   iv.        Jangan mengunyah permen karet terlalu sering.

    v.        Kurangi merokok.

   vi.        Berjalan - jalan sebentar setelah makan, jangan langsung tidur.

  vii.        Rutin lah berolahraga dapat membantu melancarkan pencernaan.

  1. Jika Anda mengalami nyeri ulu hati ringan, cobalah untuk mengonsumsi obat maag yang dijual bebas, misalnya antasida, atau berkonsultasi ke dokter jika Anda mengalami gejala yang cukup berat.
  2. Konsumsi suplemen atau minuman probiotik untuk membantu pencernaan.

Nah, sekarang sedikit banyaknya kawan – kawan sudah mengetahui tentang penyebab sendawa dan cara mengurangi nya atau mencegahnya agar tidak menjadi suatu masalah yang disepelekan banyak orang – orang.

Tetap jaga kesehatan dan jangan kalah dengan penyakit, apabila tidak kuat atau merasa kawatir dengan situasi tubuh yang dirasakan sekarang segeralah berobat, diharapkan para kawan – kawan semua mempunyai asuransi kesehatan karena kesehatan sangat mahal harga nya.

Salam sehat