Apa kabar kawan – kawan semua dimanapun berada, semoga kita
senantiasa sehat – sehat sampai ajal menjemput.
Kali ini di artikel saya kali ini ingin membagikan cara untuk
menjaga kualitas suara kawan – kawan khusus nya adalah penyanyi. Agar kawan –
kawan dapat menjaga kualitas suara, maka kawan – kawan harus merawat pita suara
kawan – kawan.
Pita suara dapat
membuka lebar, membuka menutup, dan menutup rapat. Fungsi utama pita suara ini
adalah sebagai pintu seperti klep yang mengatur jalannya arus udara antara
paru-paru dengan mulut dan hidung.
Pita suara kita adalah bagian tubuh yang digunakan untuk menghasilkan
ucapan. Organ ini bergetar ketika kita mengeluarkan udara dari paru-paru dan
menyebabkan penurunan tekanan. Pada pita suara ini terdapat laring – laring,
dan laring – laring Inilah yang membuat kita bisa menghasilkan nada yang
berbeda-beda. Nada tinggi dihasilkan ketika otot-otot di laring menegang,
sementara nada yang lebih rendah dihasilkan ketika otot yang sama meregang. Laki
– laki umumnya memiliki pita suara yang lebih panjang, yang berarti bahwa
mereka memiliki suara yang lebih besar (berBass).

Kerasnya suara nada ditentukan oleh banyaknya aliran udara yang keluar/masuk.
Rongga resonansi antara tenggorokan, rongga mulut, dan rongga hidung sangat
penting untuk modifikasi warna nada. Saat digabungkan, pita suara, aliran udara
dan rongga resonansi menciptakan ‘instrumen’ yang kita gunakan untuk
menghasilkan suara, dan menentukan karakteristik vokal yang unik dari setiap
suara yang dihasilkan.
Sungguh bagus bukan ciptaan Tuhan, kawan – kawan?
Kelumpuhan pita suara dapat
disebabkan oleh cedera pada kepala, leher tercekik, atau sesak dada bisa juga
dada tertekan, terjadi masalah tidak sengaja pada saat operasi, benturan yang
lumayan di sekitar leher, tumor, kanker paru-paru atau tiroid, gangguan
neurologis tertentu seperti multiple sclerosis atau parkinson, dan bisa juga
akibat infeksi virus.
Untuk menangani
pita suara yang rusak secara mandiri, ada beberapa cara yang dapat dilakukan di
rumah, di antaranya:
1. Minum banyak air putih
2. Menghirup inhaler dengan
kandungan mentol untuk melegakan saluran pernapasan yang terasa tidak nyaman.
3. Berbicara dengan suara perlahan untuk mengatasi suara serak serta
mengurangi ketegangan pada pita suara yang sedang meradang.
4. Cukupi kebutuhan cairan. Minumlah cukup air putih setiap hari
dan hindari minuman beralkohol dan kafein.
5. Istirahat bersuara.
6. Hindari pemakaian suara berlebihan.
7. Jagalah otot leher rileks.
8. Perhatikan cara berkata – kata (attitude berbicara)
9. Dengarkan tubuh Anda.
Cara menjaga pita suara tetap terjaga dan terawat secara mandiri, ialah :
- Hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein atau alkohol.
- Mengonsumsi permen mint dan berkumur dengan air garam hangat atau obat kumur - kumur khusus untuk menyejukkan tenggorokan.
- Menghindari penggunaan obat - obatan atau konsumsi makanan atau minuman yang dapat membuat tenggorokan kering.
- Menghindari paparan penyebab iritasi dan alergi, seperti asap rokok dan debu.
- Berhenti merokok.
- Hindari rokok.
- Jangan terlalu sering membersihkan tenggorokan.
- Kurangi makan makanan berminyak seperti gorengan.
- Jangan terlalu sering terkena angin malam
