Skip to main content

Corona virus? Jangan takut


virus corona
 adalah virus yang menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan berat, sedang hingga ringan, seperti penyakit flu. Banyak orang terinfeksi virus ini (flu), setidaknya satu kali dalam hidupnya. 

Bagaimana tidak, virus flu ini menyebar dari batuk orang ke orang lain. Setiap saat kita bernafas melalui hidung, mau tidak mau apabila ada seseorang penderita flu di dekat kita harus menghirup batuk si penderita. Apalagi di negara indonesia, orang-orang nya terlalu baik sehingga rasa segan itu sangat besar.

Tetapi jangan kawatir, selagi tubuh kita kuat maka virus seperti flu itu tidak akan mempan untuk menjangkiti tubuh kita. Perbanyak makan yang mengandung vitamin C dan air mineral (Kalau bisa air mineral yang hangat)

Begitu juga dengan virus corona, virus ini menyerang pernafasan. Jadi mau tidak mau kalau ada penderita corona di dekat kita kita terpaksa harus menghirup hasil buangan dari nafas nya.



Singkatnya, awal mula Corona virus menyebabkan wabah pneumonia di kota Wuhan, Tiongkok pada Desember 2019, dan menyebar ke negara lain sekitar bulan Januari 2020. Indonesia sendiri mengumumkan adanya kasus covid 19 sekitar bulan Maret 2020.

Untuk COVID-19, masa inkubasi belum diketahui secara pasti. Namun, rata-rata gejala yang timbul setelah 3 -7 hari setelah virus pertama masuk ke dalam tubuh. Di samping itu, metode transmisi COVID-19 juga belum diketahui dengan pasti. Awalnya, virus corona jenis COVID-19 diduga bersumber dari hewan. Virus corona adalah virus yang beredar dari beberapa hewan, termasuk kelelawar, seperti hoaks-hoaks yang beredar. Dan yang lebih penting lagi virus ini penularannya bisa dari manusia ke manusia, berbahaya karena penawarnya belum juga ditemukan.

Kebanyakan virus corona menyebar seperti virus lain pada umumnya, yaitu : 

  1. Percikan air liur penderita (bantuk atau bersin terkadang meludah juga bisa). 
  2. Sengaja/tidak sengaja Menyentuh tangan atau wajah orang yang terinfeksi
  3. Menyentuh mata, hidung, atau mulut setelah memegang barang atau sesuatu yang terkena percikan air liur pengidap virus corona. 

Virus corona bisa menimbulkan beragam gejala pada penderitanya. Berikut beberapa gejala virus corona yang terbilang ringan:

  1. Hidung beringus.
  2. Sakit kepala.
  3. Batuk.
  4. Sakit tenggorokan.
  5. Demam.
  6. Merasa tidak enak badan atau meriang

Hal yang perlu ditegaskan, beberapa virus corona dapat menyebabkan gejala yang parah. Infeksinya dapat berubah menjadi bronkitis dan pneumonia (disebabkan oleh COVID-19), yang mengakibatkan gejala seperti:

  1. Demam yang mungkin cukup tinggi (bila pasien mengidap pneumonia)
  2. Batuk dengan lendir atau ingus.
  3. Nafas terasa Sesak.
  4. Nyeri dada dan perut atau sesak saat bernapas dan batuk.

Infeksi bisa semakin parah bila menyerang kelompok individu tertentu. Contohnya, orang dengan penyakit jantung atau paru-paru, orang dengan sistem kekebalan yang lemah, bayi, dan lansia. Bisa berujung sampai kematian.

Tak ada perawatan khusus untuk mengatasi infeksi virus corona. Umumnya pengidap akan pulih dengan sendirinya. Namun, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk meredakan gejala infeksi virus corona. Contohnya :

  1. Minum obat untuk mengurangi rasa sakit, demam, dan batuk.
  2. Gunakan pelembap ruangan atau mandi air panas untuk membantu meredakan sakit tenggorokan dan batuk.
  3. Perbanyak istirahat.
  4. Perbanyak asupan cairan tubuh (perbanyak minum air putih).
  5. Jika merasa tidak tahan, segeralah hubungi dokter

Sampai saat ini belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus corona. Namun, setidaknya ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terjangkit virus ini. Berikut upaya yang bisa dilakukan: Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air hingga bersih.

  1. Jangan menyentuh wajah, hidung, atau mulut saat tangan dalam keadaan kotor atau belum dicuci.
  2. Jangan kontak langsung atau berdekatan dengan orang yang sakit.
  3. Membersihkan benda yang sering digunakan sesering mungkin. 
  4. Tutup hidung dan mulut ketika bersin atau batuk dengan tisu. Kemudian, buanglah tisu dan cuci tangan hingga bersih. 
  5. Jangan keluar rumah dalam keadaan sakit.
  6. Kenakan masker dan segera berobat ke fasilitas kesehatan ketika mengalami gejala penyakit saluran napas. 

Selain itu, bisa juga bisa perkuat sistem kekebalan tubuh dengan konsumsi vitamin dan suplemen sebagai bentuk pencegahan dari virus ini (segala virus)