Kebiasaan kurang mendapatkan waktu tidur yang cukup ternyata juga berperan
besar dalam menyebabkan kacaunya sistem metabolisme tubuh. Banyak dari mereka
yang kurang tidur ternyata akan cenderung memiliki tubuh yang menggemuk karena
kurangnya waktu tidur akan membuat nafsu makan cenderung meningkat sehingga tubuh
pun mengkonsumsi makanan lebih dari yang dibutuhkan. Dalam beberapa kasus,
banyak dari mereka yang kurang tidur juga lebih sering ngemil makanan di tengah
malam sehingga sistem metabolisme tubuh menjadi semakin kacau. Selain itu,
stress yang disebabkan oleh tuntutan pekerjaan atau tuntutan kehidupan sosial
ternyata juga bisa memicu kacanunya sistem metabolisme tubuh. Hormon kortisol
yang dikeluarkan oleh stress akan membuat tubuh cenderung lebih mudah menyimpan
lemak.
Salah satu hal yang kerap kali diabaikan namun berpengaruh besar dalam
mengacaukan sistem metabolisme tubuh adalah kebiasaan kurang air minum dalam
sehari. Pakar kesehatan telah menyarankan kita untuk setidaknya meminum 1,5
hingga 2 liter air perhari agar tubuh pun terhidrasi dengan baik. Jika tidak,
maka pembakaran kalori pun tidak akan berlangsung dengan baik dan mengacaukan
sistem metabolisme tubuh secara keseluruhan.
Tanpa kita sadari, kini kita sering mengkonsumsi makanan yang dianggap
sehat namun ternyata kaya akan kandungan pestisida. Banyak petani sayuran dan
buah-buahan yang menyemprotkan pestisida dalam tanamannya untuk menghindari
serangan hama. Sayangnya, pestisida ini kerap kali tidak dicuci dengan bersih
sehingga jika kita banyak mengkonsumsi makanan ini, maka kita pun beresiko
mengacaukan sistem metabolisme tubuh.
